Memori ChatGPT naik kelas setelah OpenAI meningkatkan kemampuan ChatGPT untuk menemukan dan mengingat detail dari percakapan lama. Pembaruan ini membuat asisten lebih sigap mengangkat hal spesifik yang pernah dibahas, seperti resep yang pernah disimpan, kebiasaan makan, sampai rutinitas olahraga yang biasanya tercecer di chat panjang.
Samir menyebut peluncuran fitur ini dilakukan secara global pada hari itu untuk pengguna Pro dan Plus. Di ruang diskusi, pertanyaan yang paling sering muncul bukan soal apakah fitur ini ada, tetapi seberapa jauh ia bisa “menggali” percakapan lama. Seorang pengguna mengaku bisa menarik chat satu tahun lalu, tetapi gagal saat mencoba dua tahun. Samir menjawab bahwa sistem seharusnya dapat menelusuri riwayat hingga bagian paling awal dari akun pengguna, lalu ia menambahkan bahwa tim akan mengecek perilaku yang membuat hasilnya terasa tidak konsisten. Ia memberi contoh memori yang berasal dari Januari 2024 untuk menegaskan bahwa penelusuran jauh ke belakang semestinya memungkinkan.
Isu berikutnya datang dari fitur Projects, karena perilakunya bisa terlihat berbeda tergantung pengaturan memori. Ada pengguna yang melihat chat di dalam Projects bisa “terbaca” saat dipakai di luar Projects, tetapi saat bekerja di dalam Project justru tidak memunculkan perilaku baru itu. Samir menjelaskan, “Projects mendukung memori jika Anda memakai pengaturan Default memory.” Ia menegaskan fitur tersebut tidak tersedia bila pengguna memilih pengaturan project memory.
Sejumlah pengguna juga mendorong agar jawaban ChatGPT menyertakan tautan rujukan langsung ke posting atau chat tertentu supaya verifikasi lebih cepat. Samir mengatakan tim akan mempertimbangkan sitasi inline, sementara panel sumber sudah tersedia untuk mengarahkan pengguna ke chat rujukan. Posting utamanya tercatat pada 16 Januari 2026 pukul 06.11. Analisis lebih mendalam mengenai fenomena ini bisa ditemukan di Insimen untuk perspektif yang lebih tajam.









