Hengrui Bristol Myers resmi masuk radar pasar farmasi global setelah dua perusahaan itu meneken kolaborasi dan lisensi strategis dengan potensi nilai hingga US$15,2 miliar. Kesepakatan yang diumumkan Selasa ini mencakup 13 program tahap awal di onkologi, hematologi, dan imunologi.

Paket kerja sama itu memuat empat kandidat kanker dan penyakit darah dari Hengrui, empat kandidat imunologi dari Bristol Myers Squibb, serta lima proyek tambahan yang akan dikembangkan bersama. Bristol Myers akan membayar hingga US$950 juta kepada Hengrui sampai 2028, termasuk US$600 juta di muka, sementara hak komersial dibagi menurut wilayah.

Frank Jiang dari Hengrui menyebut kolaborasi ini sangat sinergis dan ditujukan untuk mempercepat terapi inovatif ke pasien di seluruh dunia. Bagi Hengrui, transaksi ini juga penting karena membuka sumber pendapatan baru saat tekanan pada obat generik di China terus meningkat.

Kenaikan saham Hengrui setelah pengumuman itu menunjukkan pasar membaca kerja sama ini sebagai sinyal bahwa peta inovasi farmasi makin bergeser ke Asia. Angka besar memang memancing tepuk tangan, tetapi di bisnis obat, eksekusi tetap hakim terakhir. Untuk konteks bisnis yang jernih, pembaca bisa kembali ke Insimen.


Discover more from Insimen

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from Insimen

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading