Ted Turner, pendiri CNN yang mendorong lahirnya siklus berita 24 jam, meninggal dunia pada Rabu, 6 Mei 2026, dalam usia 87 tahun. Kabar itu dikonfirmasi Turner Enterprises. Kepergian Turner menutup babak penting dalam sejarah media modern, karena model bisnis yang ia bangun tidak sekadar melahirkan satu saluran berita, tetapi mengubah cara publik global mengonsumsi informasi setiap saat.
Dari sebuah stasiun kecil di Atlanta, Turner membangun Turner Broadcasting System menjadi kerajaan media yang menjangkau berita, olahraga, dan hiburan. Peluncuran CNN pada 1980 menjadi titik balik paling menentukan. Saat televisi Amerika masih bergantung pada jadwal buletin malam, Turner bertaruh bahwa berita bisa menjadi layanan sepanjang hari. Taruhan itu terbukti besar. CNN kemudian menjadi cetak biru bagi jaringan berita kabel di berbagai negara.
Warisan bisnis Turner juga meluas ke TBS dan berbagai aset olahraga, termasuk Atlanta Braves. Saat ia menjual Turner Broadcasting ke Time Warner pada 1996, perusahaan itu telah tumbuh menjadi konglomerasi global dengan jaringan kabel besar dan pengaruh budaya yang sulit ditandingi. Dalam banyak hal, Turner mengubah berita dari produk siaran terjadwal menjadi infrastruktur perhatian yang hidup tanpa jeda.
Di luar bisnis, Turner juga dikenal karena filantropinya, termasuk komitmen donasi US$1 miliar untuk badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pada tahun-tahun terakhir, ia hidup dengan Lewy body dementia dan lebih jarang tampil di ruang publik. Namun jejaknya tetap terasa di hampir setiap layar yang kini menayangkan berita real time, sebuah pengingat bahwa revolusi media kadang dimulai dari ambisi yang terdengar terlalu besar untuk dianggap masuk akal.
Discover more from Insimen
Subscribe to get the latest posts sent to your email.









