Rencana akuisisi Warner oleh Netflix mengubah fokus investor pada Selasa, 20 Januari 2026. Pasar menilai laporan kinerja kuartal liburan cukup kuat, tetapi pasar juga menilai rencana belanja besar itu membawa risiko baru.

Netflix mencatat pendapatan kuartal Oktober sampai Desember sebesar US$12,1 miliar. Netflix juga mencatat laba per saham yang disesuaikan sebesar US$0,56. Namun, saham Netflix turun lebih dari 4 persen pada perdagangan setelah jam bursa karena pasar memusatkan perhatian pada transaksi Warner Bros Discovery.

Netflix dorong akuisisi Warner saat pasar menilai risiko utang

Netflix memilih momen kuartal liburan untuk memperkuat agenda konsolidasi. Perusahaan menilai langkah itu bisa memperluas katalog, memperkuat posisi tawar, dan menambah opsi paket langganan.

Di sisi lain, investor menilai besarnya transaksi dapat mengubah profil risiko Netflix. Investor juga menilai penghentian sementara buyback memberi sinyal bahwa perusahaan menahan kas untuk pembiayaan.

Akuisisi Warner memicu tekanan pada saham Netflix

Netflix mengajukan penawaran tunai penuh untuk Warner Bros Discovery dengan nilai sekitar US$82,7 miliar. Netflix menawarkan harga US$27,75 per saham dalam skema tunai. Netflix memakai struktur itu untuk menangkis tekanan dari penawaran saingan yang datang dari Paramount Skydance.

Dewan Warner Bros Discovery menyatakan dukungan bulat untuk penawaran Netflix. Warner menilai struktur tunai memberi kepastian nilai dan memberi jalur proses yang lebih rapi. Reuters melaporkan bahwa pemegang saham dapat menggelar pemungutan suara pada April 2026.

Paramount Skydance mendorong taktik agresif untuk mempercepat proses. Reuters melaporkan bahwa masa tender Paramount dapat berakhir pada 21 Januari 2026. Kondisi itu membuat pasar menilai persaingan dapat memanas dalam hitungan hari.

Kinerja kuartal liburan masih memberi bantalan untuk Netflix

Netflix membukukan pendapatan US$12,1 miliar pada kuartal liburan. Angka itu sedikit melampaui ekspektasi pasar yang berada di sekitar US$11,97 miliar. Netflix juga mencetak laba per saham disesuaikan US$0,56, sedikit di atas perkiraan US$0,55.

Netflix menambah sekitar 25 juta pelanggan pada kuartal itu. Total pelanggan berbayar mencapai 325 juta akun. Manajemen mengaitkan pertumbuhan itu dengan kombinasi konten unggulan, paket beriklan, dan program siaran langsung.

Namun, pasar menilai laporan kuartal tidak lagi menjadi pusat cerita. Pasar menilai akuisisi Warner menjadi variabel utama karena transaksi itu dapat memengaruhi belanja konten, arus kas, dan struktur utang dalam beberapa tahun ke depan.

Konten besar dan siaran NFL angkat jam tonton pada Desember

Netflix menutup akhir tahun dengan momentum penonton yang kuat. Kenaikan jam tonton memberi dampak langsung pada retensi pelanggan dan daya tarik paket beriklan.

Nielsen memberi konteks tambahan tentang pergeseran konsumsi televisi. Nielsen mencatat porsi streaming yang mendekati setengah dari total tayangan televisi Amerika Serikat pada Desember 2025.

Nielsen catat lonjakan, lalu akuisisi Warner ikut jadi bahan baca pasar

Nielsen mencatat penayangan Netflix naik sekitar 10 persen pada Desember dibanding November. Nielsen mengaitkan kenaikan itu dengan konten besar dan program olahraga yang Netflix tayangkan pada periode liburan.

Nielsen juga mencatat serial “Stranger Things” musim final mendorong lebih dari 15 miliar menit penayangan pada Desember. Angka itu menjadikan judul itu sebagai salah satu pendorong utama konsumsi streaming pada bulan tersebut.

Di sisi lain, pasar menilai lonjakan penonton tidak otomatis menutup risiko transaksi. Pasar menilai akuisisi Warner bisa memberi perpustakaan konten yang sangat besar, tetapi pasar juga menilai integrasi produk dan struktur harga dapat memunculkan tantangan baru.

Strategi konten liburan menambah bahan bakar pertumbuhan pelanggan

Netflix menayangkan dua pertandingan NFL pada Hari Natal. Netflix memakai momen itu untuk menguji kekuatan live sport sebagai penggerak pelanggan dan penonton.

Netflix juga menyiapkan judul film besar untuk menjaga ritme rilis. Perusahaan menilai variasi konten membantu menjaga waktu tonton dan membantu menekan churn pada periode setelah puncak liburan.

Langkah itu menegaskan strategi yang lebih luas. Netflix menggabungkan serial unggulan, film waralaba, dan event live untuk membangun kebiasaan menonton yang lebih rutin.

Advertisements

Iklan dan live event menjadi pilar, lalu akuisisi Warner menambah skala

Netflix memproyeksikan pendapatan 2026 pada kisaran US$50,7 miliar sampai US$51,7 miliar. Namun, batas bawah proyeksi itu berada di bawah sebagian perkiraan analis yang berada di sekitar US$50,98 miliar.

Manajemen juga menekankan pertumbuhan iklan sebagai mesin baru. Perusahaan menilai paket beriklan dapat memperluas pasar tanpa mengorbankan harga penuh pada pelanggan lama.

Netflix menargetkan iklan US$3 miliar, dan akuisisi Warner mengubah arah produk

CFO Spencer Neumann menargetkan pendapatan iklan sekitar US$3 miliar. Manajemen menilai pendapatan iklan dapat naik dua kali lipat dari tahun ke tahun.

Netflix menyiapkan format iklan baru yang lebih interaktif. Netflix juga menyiapkan format yang menggabungkan elemen kreatif agar pengiklan mendapat hasil yang lebih terukur.

Dalam kerangka itu, akuisisi Warner dapat menambah inventori iklan dan memperluas ruang bundling. Paket yang memadukan layanan Netflix dengan HBO Max dapat menciptakan segmentasi harga yang lebih fleksibel, jika regulator memberi lampu hijau.

Ekspansi operasi Inggris dan Asia mendukung event live internasional

Co CEO Ted Sarandos menyatakan Netflix akan memperluas live event di luar Amerika Serikat. Sarandos menyebut World Baseball Classic di Jepang sebagai contoh peluang yang ingin Netflix dorong.

Co CEO Greg Peters menyatakan Netflix akan membangun pusat operasi di Inggris dan Asia. Netflix menilai pusat itu akan membantu produksi dan distribusi live event internasional.

Netflix juga masuk ke format video podcast. Netflix menggaet figur seperti Pete Davidson dan Michael Irvin untuk mendorong konten berbasis percakapan dan klip pendek.

Pendanaan transaksi dan cara investor membaca langkah Netflix

Netflix menyiapkan pembiayaan besar untuk mendukung penawaran tunai. Langkah pendanaan itu menjadi titik perhatian karena pasar menilai biaya modal dapat berubah saat skala utang membesar.

Pasar juga menilai keputusan manajemen memberi sinyal prioritas. Saat perusahaan menahan buyback, pasar menilai manajemen memilih fleksibilitas kas untuk menutup kebutuhan transaksi.

Netflix menyiapkan pinjaman jembatan, lalu Netflix menghentikan buyback sementara

Netflix memperoleh komitmen pinjaman jembatan yang kemudian mencapai sekitar US$67,2 miliar. Netflix juga menghentikan sementara pembelian kembali saham untuk menumpuk kas.

Reuters melaporkan bahwa Netflix sudah menanggung biaya puluhan juta dolar yang terkait dengan upaya pendanaan. Pasar menilai biaya itu akan naik bila proses transaksi memanjang.

Di sisi lain, sebagian investor menilai Netflix sering memilih langkah yang mendukung pertumbuhan jangka panjang. Reaksi negatif jangka pendek dapat muncul saat pasar menghitung risiko integrasi dan risiko regulasi.

Investor menilai perpustakaan Warner dapat menekan belanja konten agresif

Sebagian analis menilai perpustakaan konten Warner dapat mengurangi kebutuhan investasi konten yang terlalu agresif di masa depan. Netflix dapat memakai katalog besar untuk menjaga retensi sambil menata margin.

Namun, pasar juga menilai aset besar tidak selalu memberi jalan mulus. Pasar menilai Netflix tetap perlu mengelola lisensi, strategi rilis, dan diferensiasi produk agar pelanggan melihat nilai tambah yang jelas.

Pada titik ini, cerita utama tetap bertemu pada satu simpul. Pasar menilai akuisisi Warner dapat mengubah peta industri, tetapi pasar juga menilai eksekusi transaksi akan menentukan apakah Netflix mendapat pertumbuhan yang lebih stabil atau beban yang lebih berat.

Netflix menutup kuartal liburan dengan angka yang cukup kuat, tetapi pasar menempatkan transaksi Warner sebagai pusat perhatian. Jika Netflix berhasil menutup kesepakatan, Netflix dapat memperluas katalog dan menambah opsi paket, namun Netflix juga harus membuktikan disiplin utang dan disiplin integrasi. Pembaca dapat melanjutkan ke artikel terkait di Insimen untuk membaca konteks strategi iklan dan persaingan streaming yang ikut membentuk keputusan besar ini.

Leave a Reply