Sam Altman mendadak jadi bahan tertawaan warganet setelah ia menulis serangan panjang untuk membalas iklan Anthropic yang akan tayang di Super Bowl. Anthropic memilih gaya satir. Altman memilih gaya esai.

Masalahnya bermula ketika Anthropic menyiapkan rangkaian iklan yang menyentil tren iklan di chatbot, termasuk rencana iklan yang masuk ke ChatGPT. Iklannya menggambarkan situasi yang awalnya terdengar normal, lalu mendadak berubah jadi promosi yang tidak nyambung. Salah satu adegan menampilkan sesi terapi. Pasien minta saran cara ngobrol dengan ibunya. Terapis sempat memberi jawaban masuk akal, lalu tiba tiba mengarah ke promosi layanan kencan untuk perempuan lebih tua. Pesannya ditutup dengan kalimat, “Ads are coming to AI. But not to Claude.”

Altman membalas lewat unggahan panjang di X. Ia menyebut Anthropic “dishonest” dan “deceptive,” lalu menuduh mereka bermain “doublespeak.” Namun respons publik bergerak ke arah sebaliknya. Banyak komentar menyamakan tulisannya dengan tantrum digital. Di tengah keramaian itu, Nikita Bier, pimpinan produk di X, melempar nasihat singkat yang terasa seperti tamparan halus, “Never respond to playful humour with an essay.”

Advertisements

Polemik ini bukan sekadar perang kata. Ini adu positioning soal masa depan chatbot. OpenAI membingkai iklan sebagai cara menjaga akses gratis tetap luas. Altman bahkan menyenggol sisi bisnis lawan dengan kalimat, “Anthropic serves an expensive product to rich people.” Anthropic juga punya versi gratis, tetapi porsi fitur terbaik tetap ada di paket berbayar, sama seperti ChatGPT. Bedanya, panggung Super Bowl membuat sindiran terasa seperti deklarasi perang merek. Biaya spot 30 detik saja bisa menembus jutaan dolar, jadi ini bukan lelucon murah.

Ujungnya sederhana. Ketika chatbot mulai mirip media, publik otomatis menuntut standar kepercayaan yang lebih tinggi. Dan di internet, membalas satire dengan esai biasanya cuma memperbesar target di punggung sendiri. Analisis lebih mendalam mengenai fenomena ini bisa ditemukan di Insimen untuk perspektif yang lebih tajam.

Samuel Berrit Olam

Start your dream.

Leave a Reply