Superflu menjadi perhatian setelah Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung melaporkan penanganan 10 pasien bergejala influenza A H3N2 pada awal Januari. Rumah sakit itu menangani pasien dengan rentang usia yang lebar. Rumah sakit itu mencatat usia pasien mulai bayi 9 bulan sampai lansia.

Laporan itu memberi sinyal yang sederhana. Virus flu musiman masih aktif berputar di komunitas. Varian influenza A H3N2 juga dikenal sering memicu keluhan yang terasa berat pada sebagian orang, terutama pada kelompok rentan. Rumah sakit biasanya memprioritaskan penapisan awal untuk pasien dengan demam tinggi, batuk, nyeri badan, atau sesak. Rumah sakit juga biasanya memperketat prosedur pencegahan penularan di area layanan, terutama saat jumlah pasien dengan gejala saluran napas meningkat.

Advertisements

Dampak praktisnya terasa di dua sisi. Keluarga perlu lebih cepat mengenali gejala yang memburuk pada bayi dan lansia. Fasilitas kesehatan perlu menjaga alur pelayanan supaya ruang tunggu tidak berubah menjadi titik penularan. Langkah pencegahan yang relevan tetap bersifat klasik. Warga perlu menjaga etika batuk, kebersihan tangan, dan penggunaan masker saat sakit atau saat berada di ruang padat. Warga juga perlu mempertimbangkan vaksin influenza sesuai anjuran tenaga kesehatan, terutama bagi kelompok berisiko.

Samuel Berrit Olam

Start your dream.

Leave a Reply