Anxiety yang muncul setelah lama kena AC sering bukan soal “takut tanpa alasan”. Yang terjadi lebih mirip salah tafsir. Tubuh mengirim sinyal fisik. Otak membacanya sebagai tanda bahaya. Hasilnya, gelisah datang duluan sebelum kita sempat berpikir jernih.
Pemicu pertama biasanya suhu dingin. Paparan dingin dapat mendorong tubuh masuk ke mode siaga. Detak terasa naik, otot menegang, dan fokus jadi sempit. Ini pola yang mirip respons stres, sehingga mudah terasa seperti serangan cemas, apalagi pada orang yang sensitif terhadap perubahan sensasi tubuh.
Pemicu kedua adalah udara kering. AC menurunkan kelembapan. Hidung dan tenggorokan terasa kering, napas jadi kurang lega, lalu ritme napas tanpa sadar memendek. Napas dangkal adalah jalan tol menuju panik bagi sebagian orang. Jika ada asma atau saluran napas sensitif, kombinasi dingin dan kering juga dapat memunculkan sesak ringan yang memperkuat rasa cemas.
Ada juga faktor kualitas udara dalam ruangan. Filter kotor, debu, jamur, atau uap kimia dari ruangan dapat memicu pusing dan rasa tidak nyaman. Ventilasi yang minim membuat ruangan terasa pengap. Kadar CO2 yang naik pada ruang tertutup juga bisa memengaruhi mood dan memunculkan rasa gelisah.
Satu skenario yang tidak boleh dianggap remeh adalah paparan karbon monoksida. Ini umumnya terkait alat berbahan bakar atau pembuangan asap yang buruk, bukan dari AC itu sendiri. Jika gejala muncul kuat di satu ruangan dan cepat membaik saat keluar, apalagi orang lain ikut pusing atau mual, evaluasi ventilasi perlu diprioritaskan.
Solusi cepat biasanya sederhana. Naikkan suhu, jauhkan hembusan dari wajah dan dada, jaga kelembapan di kisaran 40 sampai 60 persen, bersihkan filter, dan beri jeda udara luar. Saat gejala mulai naik, perlambat napas. Tarik 4 detik lalu hembus 6 sampai 8 detik selama 2 sampai 3 menit.
Kalau muncul nyeri dada, pingsan, sesak berat, kebingungan, atau sakit kepala hebat, itu bukan momen untuk “tahan dulu”. Itu momen untuk segera cari pertolongan medis. Analisis lebih mendalam mengenai fenomena ini bisa ditemukan di Insimen untuk perspektif yang lebih tajam.









