Aplikator Ojol kini menghadapi batas baru yang jauh lebih ketat. Presiden Prabowo Subianto disebut telah menandatangani Perpres Nomor 27 Tahun 2026 yang memangkas potongan pendapatan perusahaan aplikator dari pengemudi ojek daring menjadi 8 persen.

Aturan ini mengubah permainan lama di sektor transportasi daring. Selama ini, potongan aplikator kerap menjadi salah satu keluhan utama pengemudi karena langsung memengaruhi pendapatan bersih mereka setiap hari. Dengan batas 8 persen, porsi pendapatan yang masuk ke kantong pengemudi menjadi lebih besar, sementara perusahaan aplikator harus menata ulang struktur biaya, insentif, dan strategi operasionalnya.

Kebijakan tersebut juga menjadi sinyal bahwa negara mulai mengambil posisi lebih tegas dalam mengatur ekonomi platform. Hubungan antara aplikator dan pengemudi selama ini sering disebut sebagai kemitraan, tetapi dalam praktiknya pengemudi tetap menanggung banyak risiko di lapangan. Mereka menghadapi kemacetan, cuaca buruk, biaya bahan bakar, perawatan kendaraan, dan tekanan target harian yang tidak kecil.

Advertisements

Prabowo menempatkan pengemudi ojek daring sebagai pekerja yang perlu mendapat ruang lebih adil dalam pembagian pendapatan. Batas potongan 8 persen memberi napas baru bagi para pengemudi, terutama mereka yang menggantungkan nafkah keluarga dari order perjalanan dan layanan antar barang. Bagi perusahaan aplikator, ini bukan sekadar penyesuaian angka. Ini ujian apakah bisnis digital mereka cukup sehat tanpa terlalu banyak mengambil bagian dari mitra yang bergerak di jalan.

Pada akhirnya, aplikasi boleh pintar, algoritma boleh canggih, tetapi roda layanan tetap berputar karena ada pengemudi yang menjemput, mengantar, dan menanggung risiko nyata. Analisis lebih mendalam mengenai fenomena ini bisa ditemukan di Insimen untuk perspektif yang lebih tajam.


Eksplorasi konten lain dari Insimen

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Leave a Reply

Eksplorasi konten lain dari Insimen

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca