IHSG membuka perdagangan Kamis, 12 Februari 2026, dengan langkah naik. Indeks menguat 0,32% ke level 8.317 pada pukul 09.01, setelah pasar menangkap nada yang lebih positif seusai pertemuan MSCI.
Aktivitas transaksi juga langsung ramai sejak awal sesi. Bursa mencatat volume 7 miliar saham dengan nilai transaksi Rp3,7 triliun, lalu frekuensi perdagangan mencapai 449.957 kali hanya dalam sekitar sepuluh menit. Peta pergerakan saham terlihat campur aduk. Sebanyak 258 saham menguat, 264 saham melemah, dan 184 saham bergerak datar.
BRI Danareksa Sekuritas menilai penguatan ini lahir dari kombinasi sentimen dan momentum. Investor merespons pertemuan Prabowo Subianto dengan para konglomerat, lalu pasar mencermati langkah reformasi dan komunikasi aktif Bursa Efek Indonesia bersama Otoritas Jasa Keuangan. Rilis kinerja emiten ikut memberi amunisi, faktor teknikal menambah dorongan, dan rupiah yang menguat terhadap dolar AS membuat suasana makin nyaman. BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan, “Secara teknikal, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dengan menguji resistance 8.306.”
Kalau pola ini bertahan, pasar seperti sedang bilang satu hal yang sederhana. Ketika kabar terasa lebih rapi, indeks juga ikut rapi. Analisis lebih mendalam mengenai fenomena ini bisa ditemukan di Insimen untuk perspektif yang lebih tajam.









